PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS ATAS DALAM PERMAINAN BOLAVOLI MAHASISWA PUTRA

Authors

  • Abdillah Abdillah Program Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Pontianak Jalan Ampera Nomor 88 Pontianak 78116
  • Anang Qosim Program Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Pontianak Jalan Ampera Nomor 88 Pontianak 78116
  • Rubiyatno Rubiyatno Program Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Pontianak Jalan Ampera Nomor 88 Pontianak 78116

DOI:

https://doi.org/10.31571/jpo.v6i2.670

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kekuatan otot lengan  terhadap kemampuan servis atas pada mahasiswa putra UKM Bolavoli IKIP PGRI Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel dalam penelitian adalah seluruh mahasiswa putra UKM Bolavoli IKIP PGRI Pontianak yang berjumlah 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data adalah pengukuran. Instrumen yang digunakan tes servis atas bolavoli.  Hasil penelitian yaitu kemampuan servis atas bolavoli mahasiswa putra UKM Bolavoli IKIP PGRI Pontianak sebelum diberikan latihan kekuatan otot lengan adalah rata-rata 7,66. Kemampuan servis atas bolavoli mahasiswa putra UKM Bolavoli IKIP PGRI Pontianak sesudah diberikan latihan kekuatan otot lengan adalah rata-rata mencapai 13,4. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai (4,740) > (2,052), maka terdapat pengaruh latihan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis atas bolavoli mahasiswa putra UKM Bolavoli IKIP PGRI Pontianak.

 

Kata Kunci: latihan, kekuatan otot lengan, kemampuan servis atas.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2017-12-30

How to Cite

Abdillah, A., Qosim, A., & Rubiyatno, R. (2017). PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS ATAS DALAM PERMAINAN BOLAVOLI MAHASISWA PUTRA. Jurnal Pendidikan Olah Raga, 6(2), 96–103. https://doi.org/10.31571/jpo.v6i2.670