Nilai Moral dan Sosial Tradisi Pamali di Kampung Adat Kuta sebagai Pendidikan Karakter

Authors

  • Hendry Sugara Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Yasika Majalengka, Majalengka, Jawa Barat
  • Teguh Iman Perdana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Yasika Majalengka, Majalengka, Jawa Barat

DOI:

https://doi.org/10.31571/edukasi.v19i1.2331

Keywords:

nilai moral, nilai sosial, tradisi pamali, pendidikan karakter, moral values, social values, pamali tradition, character education

Abstract

Abstrak

Penelitian bertujuan untuk mendesripsikan pendidikan karakter melalui tradisi pamali di Kampung Adat Kuta. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Instrumen dalam penelitian adalah peneliti sendiri. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga cara, yaitu reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua nilai dalam tradisi pamali di Kampung Adat Kuta, yaitu: nilai moral yang mengajarkan tentang sikap disiplin dan peduli lingkungan; serta nilai sosial yang berupa sikap rendah hati dan kesopanan. Nilai-nilai tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

 

Abstract

The research aimed to describe the character of education through the pamali tradition in the Kuta Traditional Village. The type of research was descriptive qualitative using an ethnographic approach. The instrument in the research was the researcher itself. Data collection was carried out by observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used three methods, namely data reduction, presentation, and verification. The results showed that there are two values in the pamali tradition in Kuta Traditional Village, namely: moral values that teach discipline and care for the environment; and social values in the form of humility and politeness. These values can be applied in everyday life in society.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adri, J., Ambiyar, Refdinal, R., Giatman, M., & Azman, A. (2020). Perspektif pendidikan karakter akhlak mulia pada perubahan tingkah laku siswa. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 18(2), 170-181.

Aisah, S. (2015). Nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerita rakyat “Ence Sulaiman†pada masyarakat Tomia. Jurnal Humanika, 3(15), 1-19.

Alma, B. (2010). Pembelajaran Studi Sosial. Bandung: Alfabeta.

Anggraeni, R. (2018). Tradisi babarit sebagai model bahan ajar kearifan lokal di SMA (kajian semiotik dan etnopedagogik). Jurnal Lokabasa, 9(1), 73-86.

Aulia, T. O. S., & Dharmawan, A. H. (2010). Kearifan lokal dalam pengelolaan sumberdaya air di Kampung Kuta. Sodality: Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia, 4(3), 345-355.

Budiarto, G. (2020). Indonesia dalam pusaran globalisasi dan pengaruhnya terhadap krisis moral dan karakter. Pamator Journal, 13(1), 50-56.

Chastanti, I., & Munthe, I. K. (2019). Pendidikan karakter pada aspek moral knowing tentang narkotika pada siswa menengah pertama. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 6(1), 26-37.

Fajarini, S. D., & Dhanurseto. (2019). Penerapan budaya pamali dan adat istiadat dalam kehidupan masyarakat Kampung Adat Kuta Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Jurnal Profesional, 6(2), 23-29.

Firmansyah, E. K., & Putrisari, N. D. (2017). Sistem religi dan kepercayaan masyarakat Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 236-243.

Hemafitria. (2019). Nilai karakter berbasis kearifan lokal tradisi tepung tawar pada etnis Melayu Sambas. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 3(2), 121-132.

Herlina. (2014). Nilai kearifan lokal dalam novel Negeri Sapati karya Laode. M. Insan sebagai pendukung pelaksanaan pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Bahasa, 3(2), 201-210.

Hikmat, H. (2010). Strategi pemberdayaan masyarakat. Bandung: Humaniora Utama Press.

Lestari, S., & Rohani. (2017). Penanaman karakter peduli sosial di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tangaran Kabupaten Sambas. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 1(2), 172-180.

Lizawati. (2016). Nilai pendidikan karakter dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar (Kajian semiotik). Jurnal Pendidikan Bahasa, 5(2), 227-241.

Masduki, A. (2015). Kearifan lokal orang Sunda dalam ungkapan tradisional di Kampung Kuta Kabupaten Ciamis. Patanjala, 7(2), 295-310.

Mauludea, H., Nurhadianto, & Islamuddin. (2016). Budaya masyarakat Suku Talang Mamak dalam bagian civic culture. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 14(1), 53-68.

Ningrum, M. A., Hanim, W., & Herdi, H. (2015). Pengaruh bimbingan kelompok dengan metode bermain terhadap perilaku rendah hati siswa kelas II. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 4(2), 64-68.

Octavia, E., & Sumanto, I. (2018). Peran guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter disiplin siswa di sekolah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 2(2), 20-30.

Purwanti, D. (2017). Pendidikan karakter peduli lingkungan dan implementasinya. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 1(2), 14-20.

Rachmadyanti, P. (2017). Penguatan pendidikan karakter bagi siswa sekolah dasar melalui kearifan lokal. JPsd (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 3(2), 201-214.

Rianto, H. (2015). Peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan membangun generasi cerdas dan berkarakter. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 2(1), 14-21.

Saini, K. M. (2004). Krisis kebudayaan (pilihan 10 essai). Bandung: Kelir.

Salfia, N. (2015). Nilai moral dalam novel 5 cm karya Donny Dhirgantoro. Jurnal Humanika, 3(15).

Sudartini, S. (2010). Konsep kesopanan berbicara oleh wanita dalam budaya Jawa. Widyaparwa, 38(1), 27-34.

Susilo, D., & Rahmat K. (2009). Sosiologi lingkungan. Jakarta: Rajawali Press.

Suwarlan, E., Endah, K., & Nurulsyam, A. (2020). Peran lembaga adat Kampung Kuta dalam pelestarian lingkungan hidup berbasis kearifan lokal di Kabupaten Ciamis. Jurnal Agregasi, 8(2), 114-128.

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dalam https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38884/uu-no-18-tahun-2013. Diakses 17 Februari 2021.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kehutanan dalam https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/49554/uu-no-5-tahun-1967. Diakses 17 Februari 2021.

Wuryandani, W., Maftuh, B., Sapriya, & Budimansyah, D. (2014). Pendidikan karakter disiplin di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 33(2), 286-295.

Yuliananingsih. (2015). Pelaksanaan pendidikan karakter di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan IKIP PGRI Pontianak. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 13(2), 239-248.

Yuniarti, N. (2013). Analisis aspek kejiwaan tokoh dan nilai pendidikan karakter novel Surat Dahlan karya Khrtisna Pabichara (Kajian psikologi sastra). Jurnal Pendidikan Bahasa, 2(2), 219-235.

Downloads

Published

2021-04-30

How to Cite

Sugara, H., & Perdana, T. I. (2021). Nilai Moral dan Sosial Tradisi Pamali di Kampung Adat Kuta sebagai Pendidikan Karakter. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 19(1), 1–15. https://doi.org/10.31571/edukasi.v19i1.2331

Issue

Section

Research Article (Artikel Penelitian)