Pengembangan Kompetensi Alumni Pendidikan Sosiologi dalam Membuat Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Authors

  • Joan Hesti Gita Purwasih Universitas Negeri Malang
  • Nanda Harda Pratama Meiji Universitas Negeri Malang
  • Seli Septiana Pratiwi Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.31571/gervasi.v7i3.5838

Keywords:

kurikulum merdeka, capaian pembelajaran, modul ajar, alumni

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut seorang pendidik mampu mengembangkan pembelajaran dengan konsep teaching at right level. Tujuan pengabdian ini meningkatkan keterampilan alumni dalam membuat Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) hingga produk modul ajar yang utuh. Perangkat-perangkat pembelajaran tersebut relatif baru dan berbeda dengan materi yang pernah dipelajari alumni ketika studi di jenjang S1. Pengabdian dilakukan melalui tahapan prasurvei, perencanaan program, pendaftaran peserta, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode ceramah, diskusi, praktik, dan tes digunakan selama proses pengabdian. Hasilnya, terdapat 50 alumni yang mendaftar menjadi peserta dari berbagai wilayah terlibat dalam kegiatan ini. Rata-rata hasil survei terhadap peserta selama sesi kegiatan menunjukkan materi yang diajarkan dapat diaplikasikan di dunia kerja hal ini dibuktikan dari pernyataan sesuai (41,4%), dan sangat sesuai (57,3%). Hanya 33 peserta yang dapat membuat perangkat ajar sendiri berupa modul ajar, sementara sisanya tidak mengumpulkan produk modul ajar.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Joan Hesti Gita Purwasih, Universitas Negeri Malang

Sosiologi

Nanda Harda Pratama Meiji, Universitas Negeri Malang

Sosiologi

Seli Septiana Pratiwi, Universitas Negeri Malang

Sosiologi

References

Alimuddin, J. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 4(02), 67–75.

Asesmen, P., & Pembelajaran Balitbang dan Perbukuan, K. (2021). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA).

Hutasoit, E. F. J., & Purwasih, J. H. G. (2022). Tantangan Alumni Pendidikan Sosiologi Mengikuti Seleksi Pendidikan Profesi Guru Prajabatan. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 20(2), 259–272.

Khan, M. J., & Ahmed, J. (2021). Child education in the time of pandemic: Learning loss and dropout. Children and Youth Services Review, 127, 106065.

Mardikanto, T. (2013). Pemberdayaan Masyarakat oleh Perusahaan Acuan bagi Praktisi, Akademisi, dan Pemerhati Program CSR (Sumarwati, Ed.; 1st ed.). UNS Press.

Maulida, U. (2022). Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. Tarbawi: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 5(2), 130–138.

Mawati, A. T., Hanafiah, H., & Arifudin, O. (2023). Dampak pergantian kurikulum pendidikan terhadap peserta didik sekolah dasar. Jurnal Primary Edu, 1(1), 69–82.

Nurcahyono, N. A., & Putra, J. D. (2022). Hambatan Guru Matematika Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan, 6(3), 377–384.

Purwasih, J. H. G., Sholichah, A. F., & Pratiwi, S. S. (2021). Students’ teaching competency preparedness in attending field experience practice. International Journal on Research in STEM Education, 3(2), 51–63.

Ritonga, M. (2018). Politik dan Dinamika Kebijakan Perubahan Kurikulum Pendidikan di Indonesia Hingga Masa Reformasi. Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(2).

Safitri, D., & Sos, S. (2019). Menjadi Guru Profesional. PT. Indragiri Dot Com.

Ulum, M. C., & Anggaini, N. L. V. (2020). Community Empowerment: Teori dan Praktik Pemberdayaan Komunitas. Universitas Brawijaya Press.

Downloads

Published

2023-12-01

How to Cite

Purwasih, J. H. G., Meiji, N. H. P., & Pratiwi, S. S. (2023). Pengembangan Kompetensi Alumni Pendidikan Sosiologi dalam Membuat Modul Ajar Kurikulum Merdeka. GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 1132–1047. https://doi.org/10.31571/gervasi.v7i3.5838