DIMENSI LIFE SKILL BERBASIS UNIFIED SPORTS SOCCER PROGRAM PADA PENDIDIKAN JASMANI TUNAGRAHITA

Erick Burhaein, Sukoco Sukoco, Wisnu Satria Ghautama

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengoptimalan dimensi kecakapan hidup abad ke-21 berdasarkan program sepak bola olahraga terpadu pada pendidikan jasmani penyandang cacat intelektual. Dimensi pendidikan abad ke-21 meliputi pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang diintegrasikan ke dalam kecakapan hidup dalam kehidupan sehari-hari. Hari ini konsep pendidikan untuk semua termasuk untuk kecacatan intelektual. Anak-anak dengan cacat intelektual, karakteristik fisiologis dan karakteristik psikologis ditandai oleh kecerdasan yang terbatas, sosial, dan fungsi mental lainnya. Dalam hal ini, perlu untuk memiliki program penanganan khusus untuk memecahkan masalah kecakapan hidup terutama dalam pendidikan jasmani untuk kecacatan intelektual. Program yang tidak pantas akan berdampak lebih kompleks pada kecakapan hidup kecacatan intelektual. Program pembentukan kecakapan hidup perlu diberikan dalam bentuk permainan olahraga, salah satunya adalah program sepakbola olahraga terpadu. Program terpadu ditandai oleh kecacatan intelektual dan kecacatan non-intelektual sebagai mitra dalam tim, dengan kecacatan intelektual tugas khusus anak sebagai pencetak gol dan pengumpan kecacatan non-intelektual. Program ini menyediakan eksplorasi diri untuk anak-anak cacat intelektual untuk meningkatkan kepercayaan diri setelah mencetak gol, dan bagi mitra untuk menghasilkan kepercayaan pada teman-teman (cacat intelektual). Berdasarkan catatan para ahli penelitian bahwa program sepak bola olahraga terpadu memiliki dampak positif pada perilaku, aktivitas pertemanan, kata sifat, termasuk faktor sosial, program adaptif, dan pengembangan individu pada kecacatan intelektual. Oleh karena itu, pembentukan kecakapan hidup berdasarkan program sepakbola olahraga terpadu cocok untuk digunakan pada kecacatan intelektual sebagai implementasi pendidikan jasmani abad ke-21.


Keywords


kecacatan intelektual; kecakapan hidup; program sepak bola olahraga terpadu

Full Text:

PDF

References


Alruwaih, M. E. 2015. Effects of soccer unified program on adaptive behavioral for children with mental retardation. Ovidius University Annals, Physical Education and Sport/Science, Movement and Health Series, 15(2 Suppl.), 436-441.

American Psychiatric Association. 2013. Diagnostic and statistical manual of mental disorders (DSM-5). American Psychiatric Pub.

Bialik, M., Bogan, M., Fadel, C., & Horvathova, M. 2015. Character education for the 21st century: What should students learn. Boston, Massachusetts: Center for Curriculum Redesign.

Bota, A., Teodorescu, S., & Şerbănoiu, S. 2014. Unified Sports–a social inclusion factor in school communities for young people with intellectual disabilities. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 117, 21-26.

Burhaein, E. 2017. Aktivitas Fisik Olahraga untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa SD. Indonesian Journal of Primary Education, 1(1), 51-58.

Burhaein, E. 2017. Aktivitas Permainan Tradisional Berbasis Neurosainslearning Sebagai Pendidikan Karakter Bagi Anak Tunalaras. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 3(1), 55-68.

del Valle, P., Kelley, S. L., & Seoanes, J. E. 2001. The “oppositional defiant” and “conduct disorder” child: A brief review of etiology, assessment, and treatment. Behavioral Development Bulletin, 10(1), 36.

Gabe, R. T. 2008. Gejala Arsitektur Sekolah. Universitas Indonesia, Fakultas Teknik, Jakarta,(Skripsi).

Kauffman, J.M & Hallahan, D.P. 2011. An Introduction: in to Exceptional Learners Special Educational. Boston: Allyn & Bacon.

Himberg, C., Hutchinson, G., & Roussell, J. M. 2003. Teaching secondary physical education: Preparing adolescents to be active for life. Champaign, IL: Human Kinetics.

Kim, S. Y., & Yun, J. 2009. Determining daily physical activity levels of youth with developmental disabilities: days of monitoring required?. Adapted Physical Activity Quarterly, 26 (3), 220-235.

Mumpuniarti. 2007. Pembelajaran Akademik bagi Tunagrahita. Yogyakarta: FIP UNY.

Ogaora, C. 2013. Special Olympics Washington: Unified Soccer. SOI: United States America.

Ozer, D., Baran, F., Aktop, A., Nalbant, S., Ağlamış, E., & Hutzler, Y. 2012. Effects of a Special Olympics Unified Sports soccer program on psycho-social attributes of youth with and without intellectual disability. Research in developmental disabilities, 33(1), 229-239.

Rector, A. 2013. Special Olympics Unified sports: A student’s guide. Ed. 2. Arizona USA: Special Olympics.

Schunk, D. H. 2012. Learning theories an educational perspective sixth edition. Pearson.

Wilski, M., Nadolska, A., Dowling, S., Mcconkey, R., & Hassan, D. 2012. Personal development of participants in Special Olympics unified sports teams. Human Movement, 13 (3), 271-279.




DOI: https://doi.org/10.31571/jpo.v7i2.1169

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Erick Burhaein, Sukoco, Wisnu Satria Ghautama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Pendidikan Olah Raga

LPPM IKIP PGRI Pontianak, Gedung Rektorat Lt. 2
Jl. Ampera No.88, Sungai Jawi, Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat - 78116
Telp. (0561) 748219
E-mail: olahraga.ikippgriptk@gmail.com 


p-ISSN: 2089-2829 | e-ISSN: 2407-1528


View Stats