SOSIAL EKONOMI ATLET DAYUNG KALIMANTAN TENGAH

Authors

  • U.Z. Mikdar Universitas Palangka Raya
  • Roso Sugiyanto Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.31571/jpo.v9i1.1762

Keywords:

sosial ekonomi, atlet, dayung

Abstract

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah tugasnya adalah membina olahraga prestasi, salah satunya adalah cabang olahraga dayung yang bermedali di setiap Pekan Olahraga Nasional (PON), dan penyumbang atlet dan pelatih nasional. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sosial ekonomi mantan  atlet dayung nasional Kalimantan Tengah. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek/informannya adalah mantan atlet dayung nasional asal Kalimantan Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) alasan menjadi atlet karena: (a) sejak kecil, sudah terbiasa berolahrga, tinggal di lingkungan dan budaya sungai; (b) bersekolah di lembaga keolahragaan; dan (c) terinspirasi oleh atlet nasional. Dampak lainnya, selama menjadi atlet nasional terkadang sekolah atau pekerjaan dan keluarga terganggu bila ada event nasional maupun internasional; (2) Pencapaian prestasi yang  diraih, yaitu pada tingkat  nasional, Asia Tenggara, Asia, juga  internasional; dan (3) nilai sosial  ekonomi yang didapatkan: (a) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN); (b) mendapatkan bonus  uang; (c) nendapatkan hibah kavling tanah; (d) mendapatkan hadiah rumah; (e) kemudahan memilih sekolah; (f) bisa beribadah haji; dan (g) bisa  jalan-jalan ke luar negeri

Downloads

Download data is not yet available.

References

Maslow, A., H. (2010). Motivation and personality. Rajawali, Jakarta.

Anwar, P., M. (2005). Evaluasi kinerja SDM. Bandung: PT. Refika Aditama.

Bungin, B. (2008). Analisis data penelitian kualitatif. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Bisnis.Com. (Online), (https://sport.bisnis.com/read/20180727/59/821448/gaji-atlet-dan-persiapan-masa-pensiun, diakses 28 Mei 2020)

Paradhita, D., R. (2011). Pengaruh lingkungan terhadap prilaku individu. (Online),(https://a62747.wordpress.com/2011/02/23/pengaruh-lingkungan-terhadap-prilaku-individu/, dikases 18 Mei 2018).

Haag, H. (1994). Theoretical foundation of sport science as a scientific discipline: contribution to a philosophy (meta-theory) of sport science. Schourdorf: Verlaag Karl Hoffmann.

Homans, G., C. Elementary form of social behavior. 2nd edition. New York: Harcourt Brace Jovanovich,1974. Sebagaimana dikutip dalam https://www.d.umn.edu/cla/faculty/jhamlin/4111/Exchange/HomansReading1.html.

Jurnal Manajemen.com. (2019). Teori Kebutuhan Maslow Dan Contohnya Pada Perusahaan. (Online), (https://jurnalmanajemen.com/teori-hierarki-kebutuhan-maslow/, diakses 26 Juli 2019).

Moeleong, L., J. (2002). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Schacht, R. (1998). Nietzsche and sport. International Studies and Philosophy. 30(6), 123-130.

Robbins, S., P. (2001). Psikologi organisasi, Edisi ke-8. Jakarta: Prenhallindo.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. Jakarta: Alfabeta.

Sunardianta, R., dkk. Pergeseran fungsi olahraga dalam dimensi sosial. (Online) (http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/dr-muhammad-hamid-anwar-m-phil/pergeseran-fungsi-olahraga.pdf, diakses 6 Agustus 2019).

Downloads

Published

2020-06-01

How to Cite

Mikdar, U., & Sugiyanto, R. (2020). SOSIAL EKONOMI ATLET DAYUNG KALIMANTAN TENGAH. Jurnal Pendidikan Olah Raga, 9(1), 123–132. https://doi.org/10.31571/jpo.v9i1.1762