ISOLASI MASYARAKAT TERASING: KAJIAN KEGIATAN PKSMT PADA SUKU ANAK DALAM

Bradley Setiyadi, Asih Ranati, Moudy Hadillah Atani

Abstract


Masyarakat terasing sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, masih mengalami berbagai permasalahan sosial meliputi berbagai segi kehidupan dan penghidupan yang perlu memperoleh pembinaan secara sistematik untuk meningkatkan taraf kehidupannya. Masyarakat terasing adalah sekelompok masyarakat yang memiliki kesamaan ciri fisik, budaya dan mendalami wilayah tertentu yang terpencil sulit dijangkau dan secara geografis terisolasi, sehingga mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial (budaya) dengan masyarakat diluar mereka. PKSMT adalah suatu usaha pemantapan terhadap kelompok masyarakat yang rawan sosial karena keterasingan dan keterbelakangan, dengan tujuan untuk menciptakan kondisi sosial masyarakat yang mantap sehingga mereka mampu berkembang dan berpartisipasi dalam pembangunan. PKSMT merupakan program pembangunan dengan tujuan dapat mengentaskan dan memantapkan kehidupan Suku Anak Dalam agar memiliki kehidupan yang stabil sesuai dengan norma-norma standar yang dianut oleh masyarakat Indonesia seperti memeluk agama resmi yang diakui pemerintah dan hidup di desa serta dapat beradaptasi dengan lingkungan sosial serta hidup sejajar dengan masyarakat lain yang lebih maju dan pada akhirnya menjadi masyarakat mandiri. Tujuan pemerintah mengambil kebijakan tersebut dilandasi anggapan dasar bahwa Suku Anak Dalam telah hilang kontak dengan arus perubahan sosial. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk melakukan model pembinaan.

Keywords


masyarakat terasing; PKSMT; Suku Anak Dalam;

Full Text:

PDF

References


Basri, H. (2001). "Perubahan sosial masyarakat suku anak dalam (studi kasus:intervensi pemerintah melalui Program PKSMT) di Pemukiman bukit tembesu desa jebak kecamatan muaro tembesi kabupaten batang hari". Library Universitas Indonesia. Universitas Indonesia. Tersedia di: http://lib.ui.ac.id/detail?id=71052&lokasi=lokal.

Joko, T. (2000). Pembinaan Masyarakat Terasing dan Peramban Hutan. Jurnal Ilmiah Bestari, No. 30 Th. XIII, 2000.

Marlina, D. (2013). Adaptasi Masyarakat Suku Anak Dalam di Desa Muara Kilis Kabupaten Tebo Jambi. STKIP PGRI Sumatera Barat.

Suparlan, Parsudi. (1995). Orang Sakai di Riau masyarakat terasing dalam masyarakat Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Syuroh, M. (2011). Evaluasi pelaksanaan program pembinaan masyarakat terasing di Indonesia.

Uun, D.(2018). "Implementasi Program Pembinaan Kesejahteraan Masyarakat Terasing Pada Masyarakat Suku Anak Dalam (kubu) Desa Sialang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi". Skripsi (Padang, 04 Agustus 2018).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104.

Wisri. (2015). "Pola Dakwah pada masyarakat terasing". Dakwah, Vol.XVI. https://www.google.com/url?url=https://media.neliti.com/media/publications/




DOI: http://dx.doi.org/10.31571/sosial.v7i1.1737

Article Metrics

Abstract view : 352 times
PDF - 302 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 IKIP PGRI Pontianak

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial

IKIP PGRI Pontianak

Gedung Rektorat Lt. 2 Jl. Ampera No.88, Pontianak, Kalimantan Barat 78116 Telp. (0561) 748219
e-mail: sosial.ikipgpriptk@gmail.com


View My Stats | p-ISSN: 2407-5299 | e-ISSN: 2407-5302