PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN PROBLEM-BASED LEARNING

Karmila Suryani, Ade Fitri Rahmadani, Andi Gautama

Abstract


Abstrak

Revolusi industri 4.0 secara tidak langsung mengharuskan kemampuan berpikir kritis tingkat tinggi. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan penerapan model Problem-Based Learning (PBL). Metode penelitain yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui 2 siklus pembelajaran. Penelitian merupakan penelitian populasi dengan jumlah 16 orang siswa Teknik Komputer dan jaringan (TKJ) SMK Muhammadiyah 1 Padang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan eknik analisis data menggunakan deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh pada siklus 1 adalah kemampuan berpikir kritis peserta didik memperoleh nilai sebesar 62% pada kategori tuntas dengan nilai rata-rata yaitu 74, nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 50. Sementara pada siklus 2 terjadi peningkatan dengan ketuntasan nilainya sebesar 100%, nilai rata-rata yaitu 79, nilai tertinggi 85, dan nilai terendah 75. Berdasakan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menggunakan model PBL.

 

Abstract

The industrial revolution 4.0 indirectly requires high-level critical thinking skills. The research aims to improve students' critical thinking skills by applying the Problem-Based Learning (PBL) model. The research method used was Classroom Action Research (CAR) through 2 learning cycles. The research is a population study with a total of 16 students of Computer and Network Engineering (TKJ) SMK Muhammadiyah 1 Padang. Data collection technique using test and data analysis technique using descriptive. The results obtained in cycle 1 are the students' critical thinking skills scored 62% in the complete category with an average value of 74, the highest value of 88 and the lowest value of 50. While in cycle 2 an increase with 100% completeness is a value, the average value is 79, the highest value is 85, and the lowest value is 75. Based on the results of the research, it can be concluded that an increase in students' critical thinking skills using the PBL model.


Keywords


berpikir kritis, Problem-Based Learning, PTK

Full Text:

DOWNLOAD PDF

References


Bhattacharyya, E. 2018. Stakeholders Perspective on Communicative Competence in Industry 4.0: Walk the Talk of Informative Technologists. SHS Web of Conferences 53, 03001(2018): ICHSS 2018. Hal: 1-12.

Buasuwan, P. 2018. Rethinking Thai Higher Education for Thailand 4.0. Asian Education and Development Studies, 7(2): 157-173.

Eviliyanto & Nurekawati, E. E. 2016. Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Hasil belajar Mahasiswa Semester 5 Program Studi Pendidikan Geografi. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 14(2): 212-222.

Fauziah, U. 2018. Problem Based Learning Terintegrasi Karakter Religius pada Materi Sistem Reproduksi Manusia. Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains, 7(1): 91-106.

Feldman. D. A. 2010, Berpikir Kritis, Strategi untuk Pengambilan Keputusan. Jakarta: PT Indeks.

Gentili, C. 2017. “Time Out” for Classical Studies? The Future of Italian Liceo Classico in the 4.0 World. Journal Estudios Sobre Educación, 33(2017): 127-143.

Hosnan, M. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Ihsan, 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Based Learning terhadap Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X IPS SMA N 1 Suralaga Tahun Pelajaran 2018/2019. Jurnal Media Biana Ilmiah, 14(6): 45-49.

Kusnadi, E., Martini, E., & Nugraha, G. N. 2017. Konstruk Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 1(2): 150-163.

Mills, G. E. 2011. Action Research A Guide for the Teacher Researcher (4th ed.). Boston: Pearson.

Muah, T. 2016. Penggunaan Model Pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 9B Semester Gasal Tahun Pelajaran 2014/2015 SMP Negeri 2 Tuntang – Semarang. Jurnal Scolaria, 6(1): 41-53.

Mukhlis, A. 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Konsep Dasar dan Langkah-Langkah, Surabaya: Unnesa.

Neriasari, D. P. & Ismawati, E. 2018. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Prestasi Belajar Menulis Eksplanasi Ditinjau dari Aspek Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(2): 436-447.

Nurun, Y. N. 2014. Penerapan Model Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Vokasi, 4(1): 125-143.

Navi, M. A. 2018. Peningkatan Kompetensi Profesional Guru melalui Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal DIMAS, 18(2): 177-194.

Repi, 2019. Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa dengan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning) pada Pokok Bahasan Segiempat dan Segitiga di Kelas VI SD Negeri 1 Selat. Jurnal Media Biana Ilmiah, 14(4): 2425-2435.

Rohani & Farlina, R. 2016. Penerapan Model Problem Based Learning untuk meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 14(2): 330-340.

Rubiah, M, 2016. Implementation of Problem-Based Learning Model in Concept Learning Mushroom as A Result of Student Learning Improvement Efforts Guidelines for Teachers. Journal Of Education And Practice, 7(22): 26-30.

Rusman, 2015. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Setyorini, U., Sukiswo, & Subali, B. 2011. Penerapan Model Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 7(1): 52-56.

Silaban, E, 2019. Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XII IPA1 SMA Negeri 1 Rengat Barat pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Tambusa, 3(1): 66-76.

Sagor, R. 2004. The Action Research Guidebook, A Four-Step Process for Educators and School Teams. Thousand Oaks, CA: Sage.

Shultz, G. V. & Li, Y. 2016. Student Development of Information Literacy Skills during Problem-Based Organic Chemistry Laboratory Experiments. Journal of Chemical Education, 93(3): 413-422.

Slameto. 2016. Penyusunan Laporan Tindakan Kelas. Jurnal Scholaria, 6(1): 54-73.

Usman, M. U. 2010. Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Vickery, W. L. 2013. Producing and Scrounging during Problem Based Learning. Journal of Problem Based Learning in Higher Education, 1(1): 36–52.

Wolf, M., Kleindienst, M., Ramsauer, C., Zierler, C., & Winter, E. 2018. Current and Future Industrial Challenges: Demographic Change and Measures for Elderly Workers in Industry 4.0. Journal Annals of the Faculty of Engineering Hunedoara, 16(1): 67-76.

Work, T. & Mauffette, Y. 2018. Random Allocation of Students into Small Groups in Problem-Based Learning can Create Significant Between-Group Variation during the Assessment Process. Journal of Problem Based Learning in Higer Education, 6(2): 58-70.

Yane, S. 2016. Peningkatan Servis Panjang Bulutangkis melalui Model Problem Based Learning. Jurnal Pendidikan Olahraga, 5(2): 165-174.




DOI: http://dx.doi.org/10.31571/edukasi.v17i2.1475

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 IKIP PGRI Pontianak

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXED BY



MAPS



ISSN 1829-8702 (print)

ISSN 2407-1803 (online)

 

Diterbitkan oleh

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM)
Unit Penelitian dan Publikasi Ilmiah

IKIP PGRI Pontianak

Gedung Rektorat Lt. 2, Jl. Ampera No. 88, Pontianak
Kalimantan Barat - 78116



Edukasi: Jurnal Pendidikan is licensed under a 
Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Creative Commons License