KADIPATEN GUNUNG POLISI: UPAYA BELANDA DALAM MENGUASAI TANAH KASUNANAN SURAKARTA PADA ABAD KE-19

Henry Susanto, Rinaldo Adi Pratama

Abstract


Penelitian ini mencoba untuk merekonstruksi peristiwa sejarah mengenai kolonialisme Belanda di Kasunanan Surakarta pada abad ke-19, dalam konteks permasalahan mengapa dan bagaimanakah cara yang ditempuh pemerintah kolonial Belanda menguasai wilayah Kasunanan Surakarta. Metode penelitian yang dipergunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi langkah-langkah: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Adapun kerangka pikir yang dipergunakan adalah bahwa penguasaan wilayah Kasunanan Surakarta oleh pemerintah kolonial Belanda diasumsikan dalam rangka usaha pemerintah kolonial Belanda untuk menopang keberhasilan industri perkebunan komersial yang ada di wilayah Kasunanan Surakarta pada abad ke-19. Pembentukan pos tundan yang dilanjutkan dengan pembentukan Kadipaten Gunung Polisi sebagai cara Belanda untuk menguasai tanah-tanah milik Kasunanan Surakarta serta menanamkan pengaruh politiknya di wilayah bekas Kerajaan Mataram II.

Keywords


kolonialisme; kasunanan; Surakarta;

Full Text:

PDF

References


Almanak Narpawandawa, 1931.

Gilbert. J. dan S.J. Garraghan. 1957. A guide to Historical Method. East Fortdham Road & New York: Fortdham University Press.

Kartodirdjo, Sartono & Djoko Suryo. 1991. Sejarah Perkebunan Di Indonesia Kajian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Aditya Media.

Kartodirdjo, Sartono. 1977. Sejarah Nasional Indonesiam Jilid V. Jakarta: PN. Balai Pustaka.

Nasir, Muhammad. 1985. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Pradjudi Atmosudirjo. 1957. Sejarah Ekonomi Indonesia. Jakarta : PT. Pradnya Paramita.

Pringgodigdo, R.M. tt. Sejarah Perusahaan-perusahaan Kerajaan Mangkunegara. Surakarta : Rekso Pustaka Mangkunegaran.

Rijksblad Surakarta,1918.

Sediono, M.P., Tjondronegoro, Gunawan Wiradi. 1984. Dua Abad Penguasaan Tanah, Pola Penguasaan Tanah Pertanian Di Jawa dri Masa ke Masa. Jakarta : Yayayasan Obor dan PT Gramedia,

Serat Angger Gunung, 1940.

Serat Babad Penambangan, 1918.

Serat Perjanjian Dalem Nata. tt.

Serat Raja Kapa-kapa, 1911.

Staatsblad Van Nederlandsch Indie, 1808.

Staatsblad Van Nederlandsch Indie, 1840.

Staatsblad Van Nederlandsch Indie, 1847.

Staatsblad Van Nederlandsch Indie, 1870.

Staatsblad Van Nederlandsch Indie, 1871.

Staatsblad Van Nederlandsch Indie, 1873.

Staatsblad Van Nederlandsch Indie, 1918.

Suhartono. 1989. Apanage dan Bekel Perubahan Sosial di Surakarta 1830 – 1920. Yogyakarta ; PT. Tiara Wacana.

Suratman, Darsiti. 1989. Sejarah Surakarta. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Suryomihardjo, Abdurrahman. 1979. Pembinaan Bangsa Dan Masalah Historiografi. Jakarta: Yayasan Idayu Press.

Vlekke. B.H.M. 1965. Nusantara A History Of Indonesia. Djakarta: Hague van Hoeve.

Winter, K.F. 1909. Inslandsch Reglement. Surakarta : Albert Rusche & Co.




DOI: http://dx.doi.org/10.31571/sosial.v6i2.1291

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 IKIP PGRI Pontianak

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial

IKIP PGRI Pontianak

Gedung Rektorat Lt. 2 Jl. Ampera No.88, Pontianak, Kalimantan Barat 78116 Telp. (0561) 748219
e-mail: sosial.ikipgpriptk@gmail.com


View My Stats | p-ISSN: 2407-5299 | e-ISSN: 2407-5302