STRATEGI PENGEMBANGAN PENGELOLAAN HUTAN ADAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA LUBUK BERINGIN

Norsidi Norsidi

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengembangan model hutan berkelanjutan berbasis kearifan lokal di masa mendatang. Penelitian ini lebih menekankan dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis data model interaktif dan SWOT. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Matrix Grand Strategy terlihat titik staregi pengembangan model pengelolaan hutan berkelanjutan Desa Lubuk Beringin Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo masa mendatang berada di posisi strategi pertumbuhan, yaitu memanfaatkan seoptimal mungkin kekuatan dan peluang yang dimiliki. Dalam diagram menunjukkan bahwa titik potong (1,150; 0,530) berada pada kuadran I, dimana situasi tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang agar dapat meningkatkan pertumbuhan untuk pengembangan model pengelolaan hutan berkelanjutan Desa Lubuk Beringin di masa mendatang.

Keywords


strategi pengembangan; hutan adat; kearifan lokal;

Full Text:

PDF

References


Amri Fauzul dkk. (2013). Kearifan Lokal Lubuk Larangan Sebagai Upaya Pelestarian Sumberdaya Perairan di Desa Pangkalan Indarung Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Tidak diterbitkan.

Azar, C., John, H., & Lindern, K. (1996, February). Socio-ecological Indicators for Sustainability. Ecological Economies, hal. 89-112.

Bahamondes, M. (2003). Poverty-Environment Pattern in a Growing Economy: Farming Community in Arid Central Chile from 1991-1994. Journal of World Development Vol 31 No 11 pp, 1947-1957.

Bebbington, A. (1999). Capital and Capabilites: A Framework for Analyzing Peasant Viability Rural Livelihood and Poverty. Journal of World Development Vol 27, 12 pp 2021-2044.

David, F. R. (2009). Manajemen Strategis. Jakarta: Salemba Empat.

Dianne, A. K., & Subartini, B. (2013). Evaluasi Penerapan Konsep EFSD Dalam Peningkatan Kemampuan Problem Solving Peserta Didik. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Nuklir 04 Juli 2013 (hal. 546-551). Bandung: PTBNR-BATAN.

Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan penerbit Universitas Diponegoro.

Hastuti, B. S. (2009). Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development) Dalam Perspektif PNFI. Jurnal PNFI Volume I No 1, 45-55.

Karyanto, P. (2010). Membangun Prilaku Masyarakat Arif Lingkungan. Makalah Utama, 19-28.

Mardiatmoko, G. (2008). Konsep revitalisasi pembangunan hutan rakyat penghasil damar untuk mencapai pengelolaan hutan berkelanjutan. Jurnal Agroforest Volume III (2), 119-123.

Rangkuti, F. (2005). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis Reorientasi Konsep Perencanaan Strategis Untuk Menghadapi Abad 21. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sukmadinata. (2006). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Zulkarnain, A., & Febrimansyah. (2008). Kearifan Lokal dan Pemanfaatan dan Pelestarian Sumberdaya Pesisir. Jurnal Agribisnis Kerakyatan, 69-85.




DOI: https://doi.org/10.31571/sosial.v6i1.1231

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 IKIP PGRI Pontianak

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial

IKIP PGRI Pontianak

Gedung Rektorat Lt. 2 Jl. Ampera No.88, Pontianak, Kalimantan Barat 78116 Telp. (0561) 748219
e-mail: sosial.ikipgpriptk@gmail.com


View My Stats | p-ISSN: 2407-5299 | e-ISSN: 2407-5302