AFIKSASI BAHASA MELAYU DIALEK SINTANG (KAJIAN MORFOLOGI)

Eti Ramaniyar

Abstract


Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk dan makna afiksasi bahasa Melayu dialek Sintang: kajian morfologi. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa pertuturan masyarakat Bahasa Melayu Dialek Sintang dengan data dan sumber data berupa pertuturan atau dialog percakapan yang telah ditranskip dalam bentuk teks. Pengumpulan data menggunakan metode simak atau penyimakan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan afiksasi yang terdapat dalam pertuturan mencakup tiga macam yaitu: bǝ-,(ber), tǝ-(ter), dǝ-(di-). Sufiks dalam dialek Melayu Sintang memiliki 2 macam yaitu: am-(i-) dan lok-(kan-) sedangkan konfiks pada dialek Melayu Sintang ada 2  macam yaitu: kǝ-an-(ke-an-), pǝ-an-(pe-an-).

 

Kata Kunci: afiksasi, bahasa Melayu, dialek Sintang.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31571/bahasa.v5i2.335

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Pendidikan Bahasa



Map:

ISSN 2089-2810 (print)

ISSN 2407-151X (online)

 

Publisher:

Lembaga Penelitian (LEMLIT) IKIP PGRI Pontianak

Jalan Ampera No. 88, Pontianak, West Kalimantan, Indonesia

Postal Code 78116

Email: bahasa.ikippgriptk@gmail.com

View Stats

Jurnal Pendidikan Pendidikan Bahasa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License