Tuturan Imperatif Guru Sekolah Dasar di Kota Bengkulu

Gumono Gumono

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tuturan imperatif guru sekolah dasar di Kota Bengkulu. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah  deskriptif. Populasi penelitian adalah guru wali kelas VI  sekolah dasar  di kota Bengkulu, berjumlah 78 sekolah. Teknik sampling yang digunakan stratified random sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan November 2020. Hasil penelitian menunjukkan guru Sekolah Dasar Negeri di kota Bengkulu,  menggunakan tuturan pragmatik imperatif, sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.  Tuturan  imperatif yang diujarkan guru meliputi imperatif perintah, suruhan, permintaan, permohonan, desakan, bujukan, imbauan, pesilaan, ajakan, mengizinkan,  minta izin, larangan, harapan, ucapan selamat, umpatan, dan anjuran. Tuturan imperatif yang tidak dituturkan guru adalah “ngelulu, permohonan dan umpatan.


Keywords


imperatif; bahasa guru; sekolah dasar; kota Bengkulu.

Full Text:

DOWNLOAD PDF


DOI: https://doi.org/10.31571/bahasa.v11i1.3491

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Gumono



Map:

ISSN 2089-2810 (print)

ISSN 2407-151X (online)

 

Publisher:

Lembaga Penelitian (LEMLIT) IKIP PGRI Pontianak

Jalan Ampera No. 88, Pontianak, West Kalimantan, Indonesia

Postal Code 78116

Email: bahasa.ikippgriptk@gmail.com

View Stats

Jurnal Pendidikan Pendidikan Bahasa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License