Pemanfaatan tanaman sebagai zat aditif alami oleh masyarakat di lingkungan kraton alwatzikhoebillah sambas kalimantan barat

Titin Titin

Abstract


Walaupun zat aditif sintetis mudah didapatkan karena diproduksi secara komersil namun masih ada masyarakat yang menggunakan zat aditif alami dalam proses pengolahan makanan. Tujuan penelitian adalah mengetahui tumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat di lingkungan Kraton Alwatzikhoebillah Sambas sebagai zat aditif dalam proses pengolahan makanan. Penelitian dalam bentuk deskriptif menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi.  Hasil penelitian diperoleh informasi terdapat 22 spesies dari 18 famili tanaman, yang terdiri atas 6 spesies sebagai pemanis, 1 spesies sebagai pewarna, 1 spesies sebagai pengawet dan 14 spesies sebagai penyedap yang digunakan sebagai zat aditif oleh masyarakat di lingkungan Kraton Alwatzikhoebillah Sambas. Ada 2 spesies yang dimanfaatkan sebagai pewarna sekaligus penyedap. Organ tanaman yang dimanfaatkan sebagai zat aditif alami adalah umbi, rimpang, batang, daun, buah, dan bunga. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi upaya dalam melestarikan kearifan lokal tentang tumbuhan yang bermanfaat sebagai zat aditif Masyarakat di lingkungan Kraton Alwatzikhoebillah Sambas.


Keywords


zat aditif; kearifan lokal; tanaman

Full Text:

PDF

References


Amir, H. (2017). Laporan PPM Mandiri Universitas Bengkulu Pengenalan Tentang Bahan Aditif Berbahaya Pada Jajanan Anak Sekolah. Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Bengkulu.

Badan POM. (2015). Belajar tentang Zat Aditif pada Makanan. Retrieved from https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/8268/Belajar-tentang-Zat-Aditif-pada-Makanan.html

Buckle, K.A., Edwards, R.A., Fleet, G.H., Wootton, M. (1987). Ilmu Pangan.Penerjemah Purnomo, H., Adiono. Penerbit Universitas Indonesia: Jakarta

Harsanto, U. (2011). PSMI Training Modul 2011. PT Pemuka Sakti Manis Indah Plantation Departemen.Pakuan Ratu-Way Kanan. Bandar Lampung

Karunia, F.B. (2013). Kajian Penggunaan Zat Adiktif Makanan (Pemanis dan Pewarna) pada Kudapan Bahan Pangan Lokal di Pasar Kota Semarang. Food Science And Culinary Education Journal. 2 (2): 72-78

Oktafina, R. R., Irda, S., & Nusrsal. (2017). The Effectiveness Test of Garlic’s Extract (Allium sativum) on The Growth of Bacteria and Its Quality on The Iridescent Shark (Pangasius sp.) as A Design of Senior High School Student Biology Worksheet (LKS). Jurnal Penelitian Biologi Universi-tas Riau.

Palupi, I. A., Bertha, B. A. N., & Suryasatriya, T. (2009). Identifikasi Pigmen Daun Pandan Wangi (Pandanus Amarylifolius) Dengan Spektrofotometer Sederhana. In Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains IV (No. 3, pp. 656-664).

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 033 Tahun 2012 Tentang Bahan Tambahan Pangan

Raharjo, S., Su’i, M., & Suprihana, S. (2017). Pengaruh penambahan pewarna ekstrak kunyit dan ekstrak wortel terhadap margarin berbahan minyak kelapa dan lemak coklat. Agrika, 11(2), 135-145.

Ratnani, R.D. 2009. Bahaya BahanTambahan Makanan bagi Kesehatan. Jurnal Penelitian. 5(1): 16-22.

Rudiansah. 2012. Aktivitas Pengawetan Fraksi Etil asetat Buah Asam kandis (G. Dioica Blum) Terhadap Tingkat Kesegaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus). (Skripsi).

Sutara, P. K. (2009). Jenis Tumbuhan Sebagai Pewarna Alam Pada Beberapa Perusahan Tenun Di Gianyar. Bumi Lestari Journal of Environment, 9(2), 217-223.

Tursiman, P. A., & Nofiani, R. (2012). Total fenol fraksi etil asetat dari buah asam kandis (Garcinia dioica Blume). Jurnal Kimia Khatulistiwa, 1(1), 45-48.




DOI: http://dx.doi.org/10.31571/saintek.v9i2.1283

Article Metrics

Abstract view : 37 times
PDF - 16 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Titin

Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains

IKIP PGRI Pontianak, Gedung Rektorat Lt. 2
Jl. Ampera No.88, Sungai Jawi, Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78116
Telp. (0561) 748219
E-mail: saintek.ikippgriptk@gmail.com 


p-ISSN: 2089-2802 | e-ISSN: 2407-1536


View Stats


Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains is licensed under a
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.