Motivasi belajar peserta didik jenjang pendidikan dasar daerah 3T kabupaten bengkayang di masa pandemi covid-19

Authors

  • Alfonso Alfonso 1Smart Learning and Character Center (SLCC) PGRI Kal-Bar

DOI:

https://doi.org/10.31571/saintek.v10i2.3379

Keywords:

Pandemi Covid-19, Motivasi belajar, sekolah 3T

Abstract

Sistem belajar peserta didik di Indonesia mengalami tantangan yang disebabkan wabah virus Covid-19, dan memaksa seluruh kultur pembelajaran di lembaga pendidikan formal dialihkan pada metode belajar online atau jaringan (daring). Gangguan dalam proses belajar mendorong terjadinya inovasi dan perubahan terhadap peserta didik yang akhirnya berpengaruh pada motivasi dalam belajar, termasuk pada daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang masih sangat memprihatinkan baik yang berhubungan dengan infrastruktur, maupun sumber daya manusia yang kurang memadai, termasuk pada bidang pendidikan. Pengamatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Populasi dalam pengamatan ini adalah beberapa peserta didik pendidikan dasar jenjang SD dan SMP yang berada pada daerah 3T di Kabupaten Bengkayang secara khusus kecamatan Seluas dan kecamatan Siding yang mengikuti proses pembelajaran daring dan luring. Metode analisis yang dipergunakan yaitu analisis Mann Whitney U. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar pada peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring di tengah situasi pandemi virus Covid-19 ini menurun.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, W. A. F. (2020). Dampak Covid-19 terhadap implementasi pembelajaran daring di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55-61.

Enriquez, M. A. S. (2014, March). Students’ Perceptions on the Effectiveness of the Use of Edmodo as a Supplementary Tool for Learning. In DLSU Research Congress (pp. 1-6).

Gowing, Marilyn K. (2001). “Measurement of Individual Emotional Competence†dalam Daniel Goleman, Cary Cherniss (ed.). The emotionally intelligent workplace: How to select for, measure, and improve emotional intelligence in individuals, groups, and organizations. Fransisco: Jossey-Bass

Hardiyana, A. (2016). Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi dalam Pembelajaran Paud. Awlady: Jurnal Pendidikan Anak, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.24235/awlady.v2i1.762.g603

Harmaini, H. (2013). Keberadaan Orang Tua Bersama Anak. Jurnal Psikologi, 9(2), 80-93.

Hasibuan, Prastowo. (2019). Konsep Pendidikan Abad 21: Kepemimpinan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia SD/MI. Jurnal MAGISTRA, 10(1), 26-50.

Kuntarto, E. (2017). Keefektifan Model Pembelajaran Daring dalam Perkuliahan Bahasa Indonsesia di Perguruan Tinggi. Indonesian Language Education and Literature, 3(1), 99-110. 10.24235/ileal.v3i1.1820.

Majid, Abdul. 2011. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosadakarya.

Moore, J. L., Dickson-Deane, C., & Galyen, K. (2011). e-Learning, online learning, and distance learning environments: Are they the same?. The Internet and higher education, 14(2), 129-135.

Riyanda, A. R., Herlina, K., & Wicaksono, B. A. (2020). Evaluasi Implementasi Sistem Pembelajaran Daring Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Ikra-Ith Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(1), 66-71.

Supriyadi, R. (2010). Antara koordinasi, Realisasi, dan Implementasi Kebijakan Pembangunan Beranda Depan. Buletin Kawasan. Direktorat Kawasan Khusus dan Daerah Tertinggal. Jakarta.

Surat Edaran Mendikbud No.4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) tanggal 24 Maret 2020, Retried from https://pusdiklat.kemdikbud.go.id

Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

2021-12-30

How to Cite

Alfonso, A. (2021). Motivasi belajar peserta didik jenjang pendidikan dasar daerah 3T kabupaten bengkayang di masa pandemi covid-19. Jurnal Pendidikan Informatika Dan Sains, 10(2), 133–143. https://doi.org/10.31571/saintek.v10i2.3379